Akselerasi Pilar Internasionalisasi, FTK UIN Raden Intan Lampung Gelar Kuliah Umum dan Kerja Sama Riset Global

BANDAR LAMPUNG (Humas Tarbiyah) – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar acara Kuliah Umum Internasional bertajuk “From Indonesia to Saudi Arabia: Scholarship, Research, and Global Exposure“. Acara tersebut berlangsung di Theater Room, Academic Center Lantai 2, Kampus UIN Raden Intan Lampung pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D. Dalam sambutannya, atas nama jajaran pimpinan universitas, Rektor mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para narasumber. Beliau menegaskan bahwa kehadiran para pemateri tingkat internasional ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi universitas. Rekam jejak akademik mereka yang sangat baik diproyeksikan mampu menjadi stimulan dan tolok ukur bagi perkembangan mutu akademik di lingkungan UIN Raden Intan Lampung.

Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan bahwa tema yang diusung dalam kuliah umum ini sangat menarik serta sejalan dengan visi besar universitas di era global. Beliau mengingatkan kembali mengenai tiga pilar utama kampus yang dicanangkan sejak empat tahun lalu, yakni internasionalisasi, digitalisasi, dan kemandirian kampus. Melalui momentum ini, implementasi nyata dari pilar internasionalisasi terus bergerak maju, salah satunya ditandai dengan jalinan kerja sama strategis berupa Memorandum of Agreement (MoA) antara FTK UIN Raden Intan Lampung dengan lembaga riset global The Bioenergy Arabia.

“Program-program internasionalisasi harus tetap berjalan dengan konsisten. Saat ini, berbagai skema beasiswa seperti LPDP dan BIB (Beasiswa Indonesia Bangkit) telah membuka peluang yang sangat luas bagi kita semua,” ujar Prof. Wan Jamaluddin.

Rektor juga mendorong para mahasiswa, khususnya dari rumpun keguruan serta sains dan teknologi (Saintek), untuk memperluas cakrawala berpikir. Jika selama ini studi ke Arab Saudi identik dengan pendalaman ilmu-ilmu keislaman klasik seperti hadis, tafsir, dan fikih, maka melalui pemaparan para narasumber, terungkap peluang riset yang sangat besar di bidang sains modern seperti petroleum (perminyakan) dan mineral. Beliau mengimbau mahasiswa agar fokus memikirkan pengembangan ilmu pengetahuan, pengalaman, serta peluang karir global.

Sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya kolaborasi internasional ini, Rektor turut menyampaikan terima kasih kepada Dekan FTK, Dr. Nanang Supriadi, S.Si., M.Sc., beserta seluruh jajaran wakil dekan yang telah menginisiasi kegiatan akademis ini.

Kuliah umum internasional ini menghadirkan tiga pemateri ahli alumni dan kandidat doktor dari King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM) Arab Saudi, yaitu Nur Aliif Fathurrahman, S.Si., M.Si. (LEMGAS Researcher & Co-Founder The Bioenergy Arabia), Listya Eka Anggraini, S.Si., M.Si. (Kandidat Ph.D KFUPM & Co-Founder The Bioenergy Arabia), Dr. Okky Fajar Tri Maryana, S.Si., M.Si. (Dosen Program Studi Fisika Institut Teknologi Sumatera / ITERA).
Turut hadir dalam acara ini para Wakil Dekan, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, serta Dosen Saintek juga mahasiswa dari FTK dan Saintek. Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif bersama para mahasiswa yang hadir dengan antusias.

Related Posts:

Edit Template

Developed by Admin Tarbiyah Faculty, new Update @15 June 2026

Template with Royal Elementor