Padukan Logika dan Seni, GEBYAR HIMATIKA 6.0 Pukau Kampus Lewat Karnaval Baju Adat Daur Ulang

BANDAR LAMPUNG (Humas Tarbiyah) – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Matematika sukses menggelar pembukaan acara tahunan bergengsi, GEBYAR HIMATIKA 6.0. Mengusung tema “Menembus Dimensi Logika, Merangkai Kreativitas dan Inovasi dalam Karya untuk Generasi Matematika Gemilang”, kegiatan ini berlangsung meriah di Gedung Pendidikan Matematika selama dua hari, yakni 19–20 Mei 2026.

Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh jajaran pimpinan fakultas serta program studi. Wakil Dekan 2 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Dr. H. Guntur Cahaya Kesuma, M.A., hadir mewakili Dekan FTK sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas konsistensi dan kerja keras panitia. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi HMPS Pendidikan Matematika yang sukses mempertahankan tradisi positif ini. GEBYAR HIMATIKA bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah bagi mahasiswa untuk menyelaraskan kecerdasan intelektual dengan kreativitas. Acara seperti inilah yang membentuk karakter generasi masa depan yang unggul dan inovatif,” ujar Dr. H. Guntur Cahaya Kesuma, M.A.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Dr. Riski Wahyu Yunian Putra, M.Pd., memberikan pujian mendalam kepada pengurus HMPS. Beliau mengungkapkan bahwa konsistensi menyelenggarakan perlombaan ini setiap tahun adalah bukti nyata dari jiwa kepemimpinan dan soliditas mahasiswa yang terus berkembang ke arah yang lebih baik demi memajukan iklim akademis dan non-akademis di kampus. Turut hadir mendampingi, Wakil Dekan 3 Dr. Heru Juabdin Sadda, M.Pd.I. dan Sekretaris Prodi Riyama Ambarwati, M.Si. serta dosen dan peserta lomba.

GEBYAR HIMATIKA 6.0 tahun ini tampil beda lewat berbagai cabang perlombaan yang variatif, mulai dari pengasahan bakat hingga pelestarian budaya dan permainan tradisional: Got Talent, LCC / Lomba Cerdas Cermat, Karnaval Budaya, Mathematics Chef, dan Gobak Sodor.

Salah satu daya tarik utama dalam pembukaan ini adalah Karnaval Budaya. Dalam sesi ini, para mahasiswa menunjukkan kreativitas luar biasa dengan memamerkan pakaian adat Nusantara yang dimodifikasi menggunakan bahan daur ulang dan kerajinan tangan ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bukti bahwa generasi matematika tidak hanya berkutat pada angka, tetapi juga peduli pada isu lingkungan dan kelestarian budaya bangsa.

Related Posts:

Edit Template

Developed by Admin Tarbiyah Faculty, new Update @15 June 2026

Template with Royal Elementor